Pada hari Minggu tanggal 23
Januari 2011 pukul 17.00 WIB,
pihak Kepolisian Republik
Indonesia di sektor Sleman,
Yogyakarta membenarkan
munculnya lambang misterius
berdiameter 70 meter yang
dicurigai terkait dengan isu UFO
atau makhluk luar angkasa yang
dikenal dengan sebutan
lingkaran tanaman atau crop
circle di daerah persawahan di
Gunung Suru, Jogotirto, Berbah,
di Sleman. Pihak kepolisian yang
menyelidiki bahkan telah
mengabadikan foto langka
tersebut sebagai dokumentasi.
Lingkaran tanaman di ladang
tersebut diyakini sebagai kejadian
yang pertama di Indonesia dan
juga disaksikan para warga
sekitar tempat kejadian tersebut
walaupun cuaca hujan dan tidak
baik. Para warga sendiri meyakini
lambang tersebut adalah simbol
pendaratan pesawat UFO dari
planet lain. [1] Seorang anak
kecil mengaku melihat kejadian
tersebut saat cuaca buruk di hari
itu dan menyebutkan bahwa
sebuah angin puting beliung
terlihat naik turun di ladang
tersebut dan membentuk
lambang misterius tersebut.
Tuesday, January 25, 2011
Crop Circles
Lingkaran tanaman (dari
bahasa Inggris:Crop circles)
adalah suatu pola teratur yang
terbentuk secara misterius di
area ladang tanaman, seringkali
hanya dalam waktu semalam.
Fenomena ini pertama kali
ditemukan di Inggris pada akhir
1970, dengan bentuk pola-pola
lingkaran sederhana. Pada masa-
masa setelahnya, pola-pola
tersebut kini cenderung
bertambah rumit dan tidak
terbatas hanya pada hanya
bentuk lingkaran. Namun karena
mengacu pada asal-usulnya,
maka istilah lingkaran tanaman
ini masih dipertahankan.
Mereka yang mempelajari
fenomena lingkaran tanaman ini
sering disebut juga dengan istilah
"cerealogis", dan ilmu yang
mempelajari fenomena ini
disebut dengan cereolog. Para
Cerealogis kemudian
mengembangkan istilah baru
untuk fenomena ini, yaitu
agriglif.
Fenomena "lingkaran tanaman"
seringkali dikait-kaitkan dengan
isu UFO atau makhluk luar
angkasa.
bahasa Inggris:Crop circles)
adalah suatu pola teratur yang
terbentuk secara misterius di
area ladang tanaman, seringkali
hanya dalam waktu semalam.
Fenomena ini pertama kali
ditemukan di Inggris pada akhir
1970, dengan bentuk pola-pola
lingkaran sederhana. Pada masa-
masa setelahnya, pola-pola
tersebut kini cenderung
bertambah rumit dan tidak
terbatas hanya pada hanya
bentuk lingkaran. Namun karena
mengacu pada asal-usulnya,
maka istilah lingkaran tanaman
ini masih dipertahankan.
Mereka yang mempelajari
fenomena lingkaran tanaman ini
sering disebut juga dengan istilah
"cerealogis", dan ilmu yang
mempelajari fenomena ini
disebut dengan cereolog. Para
Cerealogis kemudian
mengembangkan istilah baru
untuk fenomena ini, yaitu
agriglif.
Fenomena "lingkaran tanaman"
seringkali dikait-kaitkan dengan
isu UFO atau makhluk luar
angkasa.
Crop Circles
Lingkaran tanaman (dari
bahasa Inggris:Crop circles)
adalah suatu pola teratur yang
terbentuk secara misterius di
area ladang tanaman, seringkali
hanya dalam waktu semalam.
Fenomena ini pertama kali
ditemukan di Inggris pada akhir
1970, dengan bentuk pola-pola
lingkaran sederhana. Pada masa-
masa setelahnya, pola-pola
tersebut kini cenderung
bertambah rumit dan tidak
terbatas hanya pada hanya
bentuk lingkaran. Namun karena
mengacu pada asal-usulnya,
maka istilah lingkaran tanaman
ini masih dipertahankan.
Mereka yang mempelajari
fenomena lingkaran tanaman ini
sering disebut juga dengan istilah
"cerealogis", dan ilmu yang
mempelajari fenomena ini
disebut dengan cereolog. Para
Cerealogis kemudian
mengembangkan istilah baru
untuk fenomena ini, yaitu
agriglif.
Fenomena "lingkaran tanaman"
seringkali dikait-kaitkan dengan
isu UFO atau makhluk luar
angkasa.
bahasa Inggris:Crop circles)
adalah suatu pola teratur yang
terbentuk secara misterius di
area ladang tanaman, seringkali
hanya dalam waktu semalam.
Fenomena ini pertama kali
ditemukan di Inggris pada akhir
1970, dengan bentuk pola-pola
lingkaran sederhana. Pada masa-
masa setelahnya, pola-pola
tersebut kini cenderung
bertambah rumit dan tidak
terbatas hanya pada hanya
bentuk lingkaran. Namun karena
mengacu pada asal-usulnya,
maka istilah lingkaran tanaman
ini masih dipertahankan.
Mereka yang mempelajari
fenomena lingkaran tanaman ini
sering disebut juga dengan istilah
"cerealogis", dan ilmu yang
mempelajari fenomena ini
disebut dengan cereolog. Para
Cerealogis kemudian
mengembangkan istilah baru
untuk fenomena ini, yaitu
agriglif.
Fenomena "lingkaran tanaman"
seringkali dikait-kaitkan dengan
isu UFO atau makhluk luar
angkasa.
Subscribe to:
Posts (Atom)